Begini Kronologi Longsor di Jatinangor yang Timbun 6 Orang Pekerja, 2 Selamat dan 4 Masih Dicari

by -15 Views
by
banner 468x60


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang melaporkan enam orang pekerja tertimbun material longsor tembok penahan tanah (TPT di Dusun Wates, RW 1, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026). Dua orang pekerja dilaporkan selamat sedangkan empat orang masih tertimbun dan dalam tahap pencarian.

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, melaporkan enam orang pekerja tertimbun material longsor tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Wates, RW 1, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026). Dua orang pekerja dilaporkan selamat sedangkan empat orang masih tertimbun dan dalam tahap pencarian.

Petugas BPBD Sumedang Diman mengungkapkan, bencana longsor di sebuah tebing yang berada di RW 1 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (2/1/2026). Ia menuturkan enam orang korban merupakan pekerja yang tengah membangun tembok penahan tanah (TPT).



“Kejadian pukul 14.00 WIB, (korban) para pekerja bangunan lagi menggali bikin TPT,” ucap dia, Jumat (2/1/2026).

Ia mendapatkan informasi jika lokasi longsor bakal dibangun area wisata, salah satunya tempat futsal. Diman menyebut petugas saat ini masih melakukan evakuasi dan pencarian kepada korban.

“Tertimbun enam orang jiwa, rinciannya dua orang dievakuasi selamat dan empat jiwa masih tertimbun,” kata dia.

Ia memperkirakan kondisi para pekerja yang masih tertimbun material longsor sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Diman menyebut petugas masih melakukan evakuasi dan pencarian korban dibantu aparat kepolisian dan masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu melanjutkan satu pekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat berpotensi berawan di pagi hari. Selain itu, berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang antara siang sore dan malam hari.

“Saat ini Jawa Barat termasuk Bandung Raya sudah memasuki musim hujan. Dengan puncak musim hujan bervariasi mulai dari November 2025 hingga Maret 2026,” kata dia.

Pihaknya juga mengingatkan waspada potensi gelombang tinggi di perairan Selatan Jawa Barat dengan ketinggian antara 0,5 meter hingga 2 meter.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan,” kata dia.


Advertisement

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.