BINUS @Bekasi Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

by -182 Views
banner 468x60

Bekasi, 5 September 2026 – BINUS University
resmi meluncurkan Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi pada 5
September 2026 sebagai langkah memperluas akses pendidikan AI bagi generasi
muda sekaligus mempersiapkan talenta yang relevan dengan perkembangan industri.
Kehadiran program ini juga memperkuat peran BINUS @Bekasi sebagai Business,
Service, and Technology Campus
yang menghubungkan penguasaan teknologi
dengan kebutuhan nyata dunia bisnis, layanan, industri, dan masyarakat.

Peluncuran
program tersebut hadir di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap talenta
digital di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Digital memproyeksikan
Indonesia membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada 2030, sementara
masih terdapat kesenjangan sekitar 3 juta talenta yang perlu dipenuhi.

banner 336x280

Perkembangan
AI di dunia kerja juga berlangsung semakin cepat. Microsoft Work Trend Index
2026
mencatat 33% pekerja di Indonesia telah masuk dalam kategori pengguna
AI tingkat lanjut, lebih dari dua kali rata-rata global sebesar 16%. Temuan
tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mulai berkembang dari sekadar
penggunaan tools menuju penerapan yang semakin strategis dalam
pekerjaan.

Menjawab
perubahan tersebut, BINUS University menghadirkan Program Artificial
Intelligence dengan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada kemampuan
menggunakan teknologi, tetapi juga membangun fondasi akademik, kemampuan
berpikir kritis, pemahaman bisnis, serta kesadaran terhadap penerapan AI secara
etis dan bertanggung jawab.

Program
ini menjadi bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen
BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam
ekosistem pembelajaran. Mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana AI
dikembangkan, mengevaluasi hasil yang diberikan teknologi, serta
mengaplikasikannya untuk menjawab berbagai permasalahan nyata.

Rektor
BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa penguasaan AI
perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga
untuk mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.

“Perluasan
program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University
untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia dalam
menguasai teknologi masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna
teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan
dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Di
BINUS @Bekasi, kehadiran Program Artificial Intelligence memiliki relevansi
tersendiri dengan karakter Bekasi sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas
industri, bisnis, layanan, dan teknologi yang dinamis.

Sebagai
Business, Service, and Technology Campus, BINUS @Bekasi mendorong
mahasiswa untuk melihat teknologi bukan sebagai bidang yang berdiri sendiri,
melainkan sebagai bagian dari proses menciptakan solusi. Pemanfaatan AI dapat
diterapkan dalam berbagai konteks, mulai dari analisis data dan peningkatan
efisiensi bisnis hingga pengembangan layanan dan inovasi baru.

Image

Direktur
Kampus BINUS @Bekasi, Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D.,
CA, CFE, mengatakan kehadiran program tersebut membuka kesempatan bagi
mahasiswa untuk mempelajari AI dalam konteks lingkungan industri dan bisnis
yang nyata.

“Bekasi
memiliki ekosistem industri, bisnis, dan layanan yang berkembang sangat
dinamis. Kehadiran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi menjadi
relevan karena mahasiswa dapat mempelajari bagaimana teknologi diterapkan untuk
menjawab kebutuhan nyata di lingkungan sekitarnya. Kami ingin pembelajaran AI
tidak berhenti pada pemahaman teknologi, tetapi juga mampu diterjemahkan
menjadi solusi yang memberikan nilai bagi industri, bisnis, dan masyarakat,”
ujar Prof. Gatot.

Kehadiran
program ini sekaligus membuka akses pendidikan AI yang semakin dekat bagi
generasi muda di Bekasi dan wilayah sekitarnya, dengan lingkungan pembelajaran
yang terkoneksi dengan perkembangan bisnis dan industri.

Dari
sisi akademik, kurikulum Program Artificial Intelligence di BINUS University
dirancang secara multidisiplin dengan mengombinasikan fondasi matematika, data
science
, machine learning, computer vision, natural
language processing
, hingga Internet of Things dan robotics.

Pendekatan
tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami cara kerja teknologi AI,
tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengevaluasi hasil, mengembangkan solusi,
serta menerapkannya secara etis dan bertanggung jawab.

Image

Dekan
School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono,
S.Kom., M.T.I., menegaskan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini adalah
mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan
penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan
apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan
dengan AI. Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu
mengevaluasi hasil yang diberikan AI, mengembangkan solusi, serta menerapkan
teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Pentingnya
kemampuan manusia dalam penggunaan AI juga terlihat dari Microsoft Work
Trend Index 2026
. Di Indonesia, 62% responden menilai kemampuan berpikir
kritis semakin penting di era AI, sementara 60% menilai kemampuan melakukan
kontrol kualitas terhadap hasil AI menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.

Hal
tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan
kemampuan mengoperasikan berbagai perangkat berbasis AI. Perusahaan juga
membutuhkan talenta yang mampu memahami permasalahan secara menyeluruh,
menginterpretasikan data, bekerja secara kolaboratif, dan menentukan bagaimana
teknologi dapat digunakan secara tepat.

Dari
perspektif industri, perkembangan AI turut mengubah kompetensi yang dibutuhkan
perusahaan. Kemampuan teknis tetap penting, tetapi perlu dilengkapi dengan
pemahaman terhadap kebutuhan bisnis serta kemampuan menerjemahkan teknologi
menjadi solusi yang memberikan nilai.

Nicholas
Dominic, Senior Data Scientist & AI Consultant, Cloud Solutions Department,
Lintasarta Cloudeka, mengatakan keterhubungan antara pembelajaran di perguruan
tinggi dengan perkembangan kebutuhan industri menjadi semakin penting.

“Perkembangan
AI membuat kebutuhan industri terhadap talenta juga ikut berubah. Perusahaan
membutuhkan individu yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga
mampu memahami persoalan bisnis, membaca data secara kritis, berkolaborasi, dan
menentukan bagaimana AI dapat digunakan secara tepat untuk menghasilkan solusi
yang berdampak. Karena itu, keterhubungan antara pendidikan dan industri
menjadi semakin penting agar kompetensi mahasiswa terus relevan dengan
kebutuhan dunia profesional,” jelas Nicholas Dominic.

Selain
kompetensi akademik dan teknis, perkembangan teknologi yang cepat juga membuat
kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi semakin penting.

Sunny
Jovita, alumni BINUS University yang saat ini berkarier sebagai Solution
Architect di Alibaba, mengatakan pengalaman menghadapi proyek dan bekerja
bersama berbagai pihak menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan
profesionalnya.

“Ketika
masuk ke dunia profesional, teknologi dan cara kerja bisa berubah dengan sangat
cepat. Pengalaman belajar di BINUS membiasakan saya untuk terus belajar,
bekerja bersama tim, menyampaikan ide, dan mencari solusi ketika menghadapi
tantangan baru. Menurut saya, kemampuan untuk beradaptasi dan menghubungkan
pengetahuan dengan kebutuhan nyata akan menjadi bekal yang semakin penting bagi
mahasiswa yang nantinya berkarier di era AI,” ungkap Sunny.

Peresmian
Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi turut dimeriahkan dengan
berbagai rangkaian kegiatan yang mempertemukan perspektif akademik, industri,
alumni, mahasiswa, dan generasi muda.

Rangkaian
kegiatan meliputi talkshow inspiratif bersama praktisi industri dan alumni yang
membahas kesiapan talenta Indonesia menghadapi perkembangan AI, pameran karya
mahasiswa Computer Science bersama mitra industri, serta sesi influencer
meet-up
untuk memperkenalkan perkembangan pendidikan dan peluang karier di
bidang AI kepada generasi muda.

Melalui
rangkaian kegiatan tersebut, BINUS University memperkuat perannya dalam
menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan nyata dunia profesional.
Kolaborasi bersama industri dan alumni juga memberikan perspektif yang lebih
luas mengenai perkembangan AI serta kompetensi yang semakin dibutuhkan untuk
memasuki dunia kerja.

Kehadiran
Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi menjadi bagian dari langkah
BINUS University dalam memperluas kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk
mempelajari teknologi yang akan semakin berperan dalam perkembangan ekonomi dan
industri.

Melalui
semangat AI Empowers @ BINUS, BINUS University berharap dapat melahirkan
talenta yang memiliki fondasi teknologi yang kuat, kemampuan berpikir kritis,
pemahaman terhadap kebutuhan bisnis dan masyarakat, serta kesadaran untuk
menerapkan AI secara etis dan bertanggung jawab.

Dengan
kompetensi tersebut, generasi muda Indonesia diharapkan mampu mengambil peran
dalam perkembangan AI Economy, memperkuat daya saing industri, serta
menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi Indonesia. Semangat
tersebut juga menjadi bagian dari gerakan #AIverywhereInBINUS, yang
membawa pembelajaran dan pemanfaatan AI semakin dekat dengan mahasiswa di
berbagai kampus BINUS University.

 

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.