banner 468x60

Ilustrasi Bali United. Foto: Antara/Fikri YusufMAGENTA — Komite Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi denda Rp 225 juta kepada Klub Persekat Tegal. Sebabnya, ada penonton Persekat yang mengucapkan kalimat rasis kepada Tim Persewar pada menit 48 hingga menyebabkan pertandingan terhenti selama empat menit. Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 13 Februari 2025 di ajang Kompetisi Pegadaian Liga 2 2024/2025.Selain itu, Komdis juga memberi hukuman denda Rp 50 juta kepada Bali United FC. Pasalnya, ada lima pemain Bali United yang mendapatkan kartu kuning saat melawan PSS Sleman di ajang BRI Liga 1 2024/2025 pada Minggu, 9 Februari 2025.Berikut daftar klub dan pemain yang terkena sanksi dari komdis PSSI:

Dian Syarief (Survivor Autoimun dan Founder SDF) menyampaikan pemaparan saat acara Simposium Awam Autoimun dan Gangguan Kesehatan Mental, di Kota Bandung, Ahad (23/2/2025). Foto: Edi Yusuf‘Autoimun dan Gangguan Kesehatan Mental’ diangkat dalam Simposium Awam yang diselenggarakan Syamsi Dhuha Foundation (SDF) bersama Reumatologi Klinik Bandung dan Perhimpunan Reumatologi Indonesia, di Kota Bandung, Ahad (23/2/2025).Simposium ini diikuti sekitar 100 penyandang autoimun dan pendampingnya ini menghadirkan narasumber Laniyati Hamijoyo (Dokter Pemerhati Autoimun Rematik), Dian Syarief (Survivor Autoimun dan Founder SDF) serta Binta S Febriana (Survivor Autoimun dan Dokter Pemerhati Autoimun Psikiatri).Dalam paparannya, Laniyati jelaskan Neuropsikiatri Lupus (NPSLE) adalah salah satu dari manifestasi Lupus karena gangguan di pembuluh darah yang mempengaruhi otak, sumsum tulang belakang serta syaraf lainnya. Gejalanya antara lain dapat berupa stroke, kejang, sakit kepala, bingung, demensia, depresi, cemas, halusinasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.