Demo Indonesia Gelap Dekat Istana, Lalin Thamrin Arah Monas Tersendat

by -22 Views
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas terus memadati kawasan Patung Kuda di dekat Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2) sore ini.

banner 336x280

Massa mahasiswa itu berkumpul di sana dalam rangka berdemonstrasi yang bertajuk ‘Indonesia Gelap’. Imbas demonstrasi ini, arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju Medan Merdeka Selatan atau kawasan Monas terpantau padat akibat arus kendaraan tertahan massa aksi.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, mahasiswa demonstran yang ada di lokasi aksi bertambah lagi sekitar pukul 16.19 WIB. Mahasiswa yang baru tiba di lokasi aksi itu berjalan berbaris dipimpin mobil komando dari arah Jalan Medan Merdeka Selatan menuju area Patung Kuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terdapat sejumlah banner yang turut dibawa massa mahasiswa. Beberapa di antaranya ‘Krisis Iklim Krisis Demokrasi’, ‘Indonesia Gelap’, hingga ‘Omon-omon Oke Gas’.

Lautan mahasiswa demonstran Indonesia Gelap itu tertahan di Patung Kuda. Mereka tak bisa mendekat untuk berdemonstrasi di sebarang istana karena ditahan barikade beton dan kawat berduri yang sebelumnya telah dipasang pihak kepolisian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi bukan hanya dari kampus Jakarta dan sekitarnya, karena ada pula dari daerah lain. Salah satu yang terpantau massa aksi beralmamater Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Hingga berita ini ditulis, terpantau masih ada kelompok massa mahasiswa yang terus berduyun-duyun memadati kawasan Patung Kuda untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Koordinator BEM SI, Herianto, menjelaskan ada lima tuntutan yang dibawa pihaknya selama aksi 3 hari ini. Salah satunya, mendesak Prabowo mencabut kebijakan efisiensi anggaran.

Keempat tuntutan lainnya yakni transparansi status pembangunan, transparansi keseluruhan program MBG, tolak revisi UU Minerba, tolak dwifungsi TNI, tangkap dan adili Jokowi, dan sahkan RUU Perampasan Aset.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan ada sebanyak 1.623 personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut.

“Total sebanyak 1.623 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Aksi BEM SI dan aliansi lainnya,” ucap dia.

Susatyo menerangkan ribuan personel itu disebar di sejumlah titik dari mulai bundaran Patung Kuda hingga sekitar Istana Kepresidenan.

Terkait rekayasa lalu lintas, Susatyo menyebut masih bersifat situasional. Artinya, penutupan dan pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan jika terjadi peningkatan jumlah massa pedemo.

Sejumlah kelompok mahasiswa, termasuk yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar maraton aksi mulai Senin (17/2) ini hingga Rabu (19/2) di sejumlah daerah Indonesia secara serentak. Tema demonstrasi yang diusung yakni ‘Indonesia Gelap’.

Selain di Jakarta, aksi serupa juga terjadi di Bandung, Surabaya, dan di Denpasar pada hari ini.

(mab/kid)


banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.