Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026

by -15 Views
banner 468x60

Film Roxx raih penghargaan Best Etnography di ART & TUR International Tourism Film Festival 2026 melalui film dokumenter Echoes from the Land of the Dragon

Film Roxx, Production House asal bali, mencatat pencapaian di kancah Internasional, melalui Echoes from the Land of the Dragon, sebuah film dokumenter yang mengangkat keindahan alam, kekayaan budaya, dan kehidupan masyarakat Flores, Indonesia. Film yang disutradarai Oleh Aditya Ryandana ini berhasil meraih penghargaan dalam ajang ART & TUR International Tourism Film Festival 2026 sebagai Best Etnography.

banner 336x280

Film Echoes from the land of the Dragon ingin mengajak audiens untuk melihat flores lebih dari sekedar destinasi wisata. Film ini menampilkan perpaduan alam yang memukau, kekayaan kehidupan laut, serta tradisi leluhur yang mencerminkan hubungan antara masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. 

ART & TUR International Tourism Film Festival 2026 berlangsung pada 27 – 30 Oktober 2026 di Ovar, Portugal. Festival ini menjadi ruang bagi karya audio visual bertema pariwisata dari berbagai negara untuk menjangkau audiens internasional. Dalam penyelenggaraan tahun  ini, Echoes from the Land of the Dragon menjadi bagian dari program resmi dan ditayangkan pada 28 Oktober 2026 dalam Session #7, bersama karya-karya dari Taiwan, Slovenia, Meksiko, dan Spanyol.

“Melalui Echoes from the Land of the Dragon , saya ingin memperkenalkan keindahan Labuan Bajo kepada dunia sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga alam, satwa liar, dan tradisi budaya Indonesia. Bagi saya, film ini bukan sekadar ajakan untuk lomba, tetapi juga ajakan untuk peduli dan melindungi warisan berharga yang kita miliki.”  ujar Aditya Ryandana, Director Echoes from the Land of the Dragon

Melalui Echoes from the land of the Dragon, Film Roxx berharap dapat terus menghasilkan karya yang memperluas cara audiens memandang suatu destinasi mengingatkan kita bahwa keindahan alam dan kekayaan budaya bukan sekadar untuk dinikmati, melainkan harus dihargai dan dilindungi agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang. 

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.