Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan

by -42 Views
banner 468x60

Harga website company profile bisa selisih belasan juta rupiah karena isi paketnya berlainan. Rilis ini merinci enam hal yang perlu ditanyakan UMKM, yaitu domain, hosting, SSL, email perusahaan, blog, dan revisi, lalu memakai paket BisnisOn Rp1,5 juta per tahun sebagai contoh cara mencocokkannya.

Harga website company profile yang ditawarkan vendor bisa selisih belasan juta rupiah untuk kebutuhan yang kelihatannya sama. Penyebabnya jarang soal desain. Biasanya ada komponen yang masuk di penawaran satu vendor dan tidak masuk di penawaran vendor lain.

banner 336x280

BisnisOn, penyedia jasa pembuatan toko online dan website company profile di Jakarta, menurunkan harga paket company profile dari Rp3.000.000 menjadi Rp1.500.000 per tahun, dibayar di awal. Angkanya mudah dibandingkan. Cakupannya yang menentukan apakah perbandingan itu adil.

Harga Website Company Profile Rp1,5 Juta dan Rp25 Juta, Mana yang Lebih Mahal?

Next IT, agensi pengembang web di Bandung, menulis di blognya pada 8 Agustus 2026 bahwa company profile 5 sampai 10 halaman di pasar berkisar Rp8 juta sampai Rp25 juta. Vendor template, menurut artikel yang sama, biasanya memasang Rp2 juta sampai Rp5 juta. Next IT menyebut kisaran harga pembuatan itu dikumpulkan dari proyek mereka sendiri, jadi pantas dibaca sebagai gambaran, bukan patokan resmi.

Harga pembuatan baru separuh cerita. Next IT juga mencatat biaya berulang yang wajib dianggarkan setiap tahun, yaitu domain Rp200 ribu sampai Rp500 ribu, hosting Rp1 juta sampai Rp5 juta, sertifikat SSL dari gratis sampai Rp2 juta, ditambah pemeliharaan 10 sampai 15 persen dari biaya pembuatan.

Bila semua komponen itu ditagih terpisah, website dengan biaya pembuatan Rp8 juta paling sedikit memerlukan sekitar Rp2 juta per tahun untuk tetap aktif. Angka itu berasal dari domain Rp200 ribu, hosting Rp1 juta, SSL gratis, dan pemeliharaan 10 persen atau Rp800 ribu. Pada website Rp25 juta di batas atas, biaya tahunannya bisa mencapai sekitar Rp11,25 juta, dari domain Rp500 ribu, hosting Rp5 juta, SSL Rp2 juta, dan pemeliharaan 15 persen atau Rp3,75 juta.

Jadi penawaran yang paling murah di depan belum tentu paling murah setelah beberapa tahun. Penawaran Rp25 juta tetap wajar bila memang memuat pekerjaan yang tidak ada di paket murah, misalnya desain atau fitur yang dibuat khusus. Yang sebenarnya lebih mahal adalah penawaran dengan baris kosong paling banyak, karena baris yang kosong akan ditagih belakangan.

Enam Baris yang Sering Hilang dari Penawaran

Selisih sebesar itu membingungkan pemilik usaha karena penawaran jarang ditulis dengan daftar yang sama. Satu vendor memasukkan hosting, yang lain menagihnya terpisah. Satu memberi revisi sampai puas, yang lain membatasi dua kali. Sebagai pembanding harga komponen, panduan harga domain Hostinger edisi 2026 menaruh rata-rata domain di Rp140.000 sampai Rp280.000 per tahun.

Ada enam pertanyaan yang layak diajukan secara tertulis sebelum menyetujui penawaran apa pun.

Dari angka-angka itu, ada enam pertanyaan yang layak diajukan secara tertulis sebelum menyetujui penawaran apa pun.

1. Apakah domain sudah termasuk, dan untuk berapa tahun?

2. Apakah hosting termasuk, dan berapa biayanya tahun berikutnya?

3. Apakah sertifikat SSL terpasang tanpa biaya tambahan?

4. Apakah ada email dengan nama domain perusahaan?

5. Apakah halaman blog sudah disiapkan?

6. Berapa kali revisi yang gratis, dan siapa yang mengerjakannya?

Harga Tahun Pertama Belum Tentu Harga Tahun Kedua

Hostinger mengingatkan bahwa sebagian registrar memberi diskon besar di tahun pertama lalu menaikkan biaya perpanjangan. Pola serupa bisa muncul di paket website. Tanyakan harga perpanjangan sebelum membayar tahun pertama, karena di situlah selisih paling sering muncul belakangan.

Di BisnisOn, perpanjangan Rp1.500.000 per tahun, sama dengan harga paket awal, dan sudah mencakup hosting, domain, serta pemeliharaan agar website tetap aktif dan aman. Angka ini berada di bawah perkiraan biaya tahunan paling rendah versi Next IT tadi, meski cakupan pemeliharaan tiap vendor bisa berbeda. Rinciannya tertulis di bagian tanya jawab halaman company profile BisnisOn.

Isi Paket Rp1,5 Juta yang Bisa Dicocokkan dengan Daftar Tadi

Image

Menurut paket company profile BisnisOn Rp1,5 juta per tahun, harga itu sudah termasuk website, email di domain perusahaan, hosting, sertifikat SSL, backup harian, halaman blog di alamat /blog, dan domain .com untuk tahun pertama. Pemilik yang sudah punya domain bisa mengarahkannya ke website baru.

Website dikerjakan tim BisnisOn, bukan template yang dipasang sendiri. Estimasi tayangnya 1 sampai 3 hari, dengan revisi sampai tampilan sesuai. Layanan SEO dan social media tersedia sebagai tambahan setelah website tayang, dan tidak termasuk dalam harga paket.

Cara Membaca Dua Penawaran Berdampingan

Ambil dua penawaran, tulis keenam pertanyaan tadi di satu tabel, lalu isi kolom tiap vendor. Baris yang kosong adalah biaya yang akan datang belakangan. Next IT menyarankan hal serupa, yaitu meminta penawaran tertulis yang memuat fitur, jumlah revisi, dan timeline, dan menganggap vendor yang menolak menuliskannya sebagai tanda bahaya.

Cakupan juga perlu dicocokkan dengan kebutuhan usaha. Company profile cocok untuk usaha jasa yang butuh kredibilitas. Usaha yang menjual produk dengan katalog dan pembayaran daring lebih dekat ke toko online, dan perhitungannya berbeda.

Harga yang jelas adalah harga yang setiap barisnya bisa disebutkan sebelum Anda membayar. Pelaku usaha yang ingin mencocokkan daftar ini dengan kebutuhannya bisa memakai konsultasi gratis BisnisOn tanpa komitmen.

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.