Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Lewat Roadmap Net Zero Emission, Jasa Marga Wujudkan Komitmen ‘Saatnya Beraksi untuk Iklim’

by -34 Views
banner 468x60

Jakarta (06/06), Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional “Saatnya Beraksi untuk Iklim”, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program strategis pemerintah untuk mitigasi perubahan iklim. Langkah ini selaras dengan target nasional Indonesia dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Sebagai pengembang dan operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga mengintegrasikan kebijakan berwawasan lingkungan ke dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Kontribusi Jasa Marga diwujudkan secara konkret melalui pemantauan dan peringatan dini cuaca ekstrem, penguatan infrastruktur tahan bencana, penyediaan ruang terbuka hijau, hingga penggunaan material jalan tol tahan panas. Selain itu, Perseroan secara masif melakukan pengelolaan dan konservasi air, optimalisasi penggunaan kendaraan listrik operasional, pemanfaatan panel surya, serta penghematan bahan bakar minyak (BBM) untuk mereduksi emisi karbon secara berkelanjutan.

banner 336x280

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa landasan utama dari seluruh gerakan lingkungan yang dilakukan oleh Jasa Marga diperkuat melalui penyusunan Roadmap Net Zero Emission (NZE). Melalui roadmap tersebut, Jasa Marga telah melakukan perhitungan emisi baseline serta menyusun skenario NZE jangka panjang yang berfungsi sebagai acuan baku pencapaian target emisi internal perusahaan.

“Penyusunan Roadmap NZE ini merupakan manifestasi dari komitmen Jasa Marga untuk berperan aktif dalam upaya nasional menghadapi krisis iklim global. Kami berupaya memastikan setiap langkah ekspansi operasional yang diambil perusahaan senantiasa berjalan selaras dengan tujuan global. Hal ini sekaligus menjadi sarana Jasa Marga Group dalam meningkatkan aspek transparansi serta akuntabilitas tata kelola lingkungan kepada publik. Kami percaya bahwa menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan berkeselamatan harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga ekosistem bumi,” jelas Rivan.

Komitmen Jasa Marga dalam beraksi untuk iklim juga tercermin dari kompilasi aksi nyata sepanjang tahun 2025. Sebagai upaya penyeimbangan karbon, Jasa Marga Group telah melakukan penanaman sebanyak 31.130 pohon di berbagai wilayah operasional Jasa Marga Group. Sebagai bentuk keberlanjutan program, upaya ini akan terus dilakukan Jasa Marga secara konsisten dengan menggencarkan aksi serupa pada 2026.

Langkah pemenuhan standar lingkungan tersebut membawa kesuksesan dengan bertambahnya raihan sertifikasi Green Toll Road Indonesia menjadi total 4 jalan tol, yaitu Jalan Tol Bali Mandara, Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jalan Tol Gempol-Pandaan, dan Jalan Tol Pandaan-Malang. Pencapaian ini mencerminkan wujud kepatuhan terhadap standar pelayanan minimum (SPM) yang berkualitas melalui transformasi infrastruktur secara fungsional sekaligus katalisator bagi restorasi lingkungan sesuai aturan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Di samping sertifikasi jalan tol hijau, Jasa Marga juga meraih pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pionir pemasangan turbin angin berupa Hybrid Wind Tree yang dikembangkan di Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi). Turbin angin ini merupakan instalasi berbentuk pohon yang terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, mengoptimalkan energi angin dan matahari sebagai sumber listrik untuk mendukung operasional fasilitas kawasan jalan tol.

Rivan menambahkan, dukungan Jasa Marga terhadap transisi energi hijau tidak berhenti di internal perusahaan saja. Jasa Marga turut berkomitmen membangun dan menyiapkan ekosistem pendukung yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Sebagai kontribusi nyata dalam mendukung masyarakat beralih ke energi bersih, Jasa Marga juga terus mengakselerasi penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di sepanjang koridor jalan tol Jasa Marga Group. Kami juga telah menambah jumlah SPKLU secara masif dan kini telah tersedia 144 titik layanan di seluruh rest area Jasa Marga Group. Langkah ini juga berjalan beriringan dengan kebijakan internal kami, salah satunya melalui inisiatif penggunaan kendaraan listrik sebagai armada dinas perusahaan sebagai upaya mengurangi emisi,” tambah Rivan.

Atas komitmen dan kerja keras dalam menjalankan operasional berkelanjutan ini, Jasa Marga berhasil menyabet sejumlah penghargaan nasional dan regional. Jasa Marga meraih penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026 untuk kategori “Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu” di Rest Area Travoy KM 88B Jalan Tol Cipularang. Jasa Marga juga sukses mendapatkan predikat Gold Rank untuk Sustainability Report 2024 pada ajang Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2025. Selain itu, Jasa Marga juga memborong tiga penghargaan pada ajang Top CSR Awards 2026, yaitu Golden Trophy pada Batch Trophy I, Top CSR Awards 2026 #Star 5 (Corporate Level), serta penghargaan Top Leader on CSR Commitment 2026 yang dianugerahkan kepada Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Yoga Tri Anggoro atas komitmennya memajukan ekosistem CSR dan ESG perusahaan.

Seluruh capaian hijau tersebut ditopang oleh kinerja efisiensi energi dan sumber daya yang kuat di berbagai sektor sepanjang tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sektor energi, Jasa Marga Group berhasil menekan penggunaan listrik sebesar 1,87%, di mana area kantor pusat turut berkontribusi memangkas konsumsi listriknya hingga 7,89%. Efisiensi serupa juga terjadi pada lini mobilitas operasional dengan keberhasilan mereduksi pemakaian BBM sebesar 2,56%. Melalui efisiensi tersebut, Jasa Marga telah berkontribusi untuk mengurangi emisi Perseroan.

Lebih lanjut, Rivan menyatakan bahwa kepedulian terhadap krisis iklim kini telah ditanamkan sebagai kesadaran bersama yang mendasar di seluruh lini bisnis Jasa Marga Group. “Kami menyadari sepenuhnya bahwa penyediaan infrastruktur jalan tol yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional juga membawa konsekuensi terhadap peningkatan emisi dari aktivitas kendaraan pengguna jalan. Menyadari hal ini, mitigasi perubahan iklim telah kami integrasikan sebagai tanggung jawab kolektif seluruh insan Jasa Marga di bawah koordinasi langsung Komite Sustainability,” tutup Rivan.

Jasa Marga berkomitmen supaya terus konsisten beraksi untuk iklim dengan meningkatkan pengelolaan dampak lingkungan melalui langkah strategis dalam pengendalian emisi, perluasan pemanfataan energi surya, penggunaan energi yang lebih bijak, serta penegakan prinsip pembangunan berkelanjutan di setiap jalan tol Jasa Marga Group.

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.