Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Dukung Peningkatan Kualitas SDM

by -20 Views
banner 468x60

Surabaya, 12 Februari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jawa Timur 1. Pembangunan SR merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyediaan akses pendidikan yang berkualitas dan merata.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa
pembangunan Sekolah Rakyat adalah bagian integral dari strategi pemerintah
untuk mencetak generasi penerus yang unggul. Menurutnya, ketersediaan
infrastruktur pendidikan yang layak merupakan fondasi utama dalam menciptakan
SDM yang berdaya saing.

banner 336x280

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan
Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera
dimanfaatkan masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa
Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yakni Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang,
Jombang, serta Kota Surabaya. Proyek ini mengusung konsep kawasan pendidikan
terpadu yang tidak hanya fokus pada gedung sekolah, tetapi juga dilengkapi
dengan fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian.

Lingkup pekerjaan fisik mencakup pembangunan
gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, kawasan ini juga
akan dilengkapi dengan asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung
serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara,
kantin, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Untuk mendukung sanitasi lingkungan
yang sehat, pembangunan ini juga menyertakan sistem Instalasi Pengolahan Air
Limbah (IPAL).

Pekerjaan konstruksi Sekolah Rakyat di Jawa Timur
1 didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran
2025-2026 dengan total nilai kontrak mencapai Rp1,165 triliun (termasuk PPN).
Pelaksanaan proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa Waskita–CAG KSO.

Kontrak pekerjaan telah ditandatangani secara
resmi pada 28 November 2025. Kementerian PU menargetkan seluruh proses
konstruksi dapat tuntas pada akhir Juni 2026. Dengan demikian, fasilitas ini
diharapkan sudah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun
ajaran baru 2026-2027.

Secara nasional, program pembangunan Sekolah
Rakyat Tahap II dilaksanakan secara masif di 104 lokasi yang tersebar di 32
provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Program strategis ini ditargetkan mampu menampung
sekitar 112.320 siswa dengan total kapasitas 3.744 rombongan belajar (rombel).
Jumlah tersebut terdiri dari 1.872 rombel untuk jenjang SD, 936 rombel untuk
jenjang SMP, dan 936 rombel untuk jenjang SMA.

Melalui percepatan pembangunan infrastruktur
pendidikan ini, Kementerian PU berharap dapat memberikan kontribusi signifikan
dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas hidup
masyarakat Indonesia. 

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

 

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.