KM ITB Tolak RUU TNI yang Hidupkan Kembali Dwifungsi ABRI

by -235 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG– Keluarga Mahasiswa ITB menolak pembahasan RUU TNI yang akan menghidupkan kembali dwifungsi ABRI. Mereka pun mengutuk segala upaya pelemahan supremasi sipil dan pelemahan demokrasi.

banner 336x280

Ketua Kabinet KM ITB Fidela Marwa Huwaida mengatakan, telah melakukan aksi simbolik bertajuk Indonesia berduka. Hal itu dilakukan bukan semata-mata akan dilakukan pengesahan RUU TNI akan tetapi kehidupan sosial yang tidak pasti dan ketidakadilan merajalela.

Selain itu, kondisi ekonomi yang timpang dan tidak stabil. Serta kehidupan politik yang dimonopoli oleh kelompok penguasa dan hilangnya demokrasi.

“Di tengah kondisi itu, DPR RI berencana mengesahkan RUU TNI yang dapat menghidupkan kembali dwifungsi ABRI. Meski DPR telah mengklarifikasi naskah RUU berbeda dengan draft yang akan disahkan,” ujar Fidela, melalui keterangan resmi yang diterima, Rabu (19/3/2025).

Ia menyebut dengan kondisi tersebut pihaknya mengutuk segala upaya pelemahan supremasi sipil dan pelemahan demokrasi. Menuntut pemerintah untuk memperbaiki kerusakan akibat kesewenang-wenangan.

Selain itu, meminta pemerintah mengevaluasi kebijakannya. Fidela menyebut pola politik seperti itu terus digunakan semakin menimbulkan ketidakpastian politik dan masyarakat hanya objek permainan.

Ia menyebut pemerintah menunjukkan sikap tidak transparan dan akuntabel. Fidela menyebut pernyataan sikap yang dibuat bukan untuk melemahkan negara akan tetapi memperkuat kestabilan politik. “Mengutuk segala upaya pelemahan supremasi sipil dan demokrasi,” kata dia.


Advertisement

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.