Liberta Malioboro Perluas Kapasitas Jadi 100 Kamar, Angkat Konsep Urban Stay Berbasis Ekosistem Lokal

by -43 Views
banner 468x60

Pertumbuhan sektor pariwisata di Yogyakarta terus menunjukkan tren positif, khususnya di kawasan Jalan Malioboro yang menjadi pusat aktivitas wisata dan ekonomi kreatif. Dinamika budaya, seni, serta daya tarik sejarah menjadikan kawasan ini sebagai magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menjawab peningkatan kebutuhan akomodasi di jantung kota, Liberta Malioboro yang berada di bawah pengelolaan Liberta Hotel International resmi menambah kapasitas kamar pada awal 2026. Setelah sebelumnya beroperasi melalui Liberta Malioboro South dengan 29 kamar, kini hadir Liberta Malioboro North dengan tambahan 71 kamar, sehingga total kapasitas mencapai 100 kamar.

banner 336x280

Ekspansi ini bukan sekadar penambahan unit, melainkan bagian dari penguatan positioning Liberta sebagai urban stay yang efisien, nyaman, dan relevan dengan karakter wisatawan modern. Hotel ini menyasar wisatawan keluarga, solo traveler, hingga pelaku perjalanan bisnis yang membutuhkan akomodasi strategis dengan akses mudah ke pusat kota.

Image

“Ekspansi ini merupakan respons terhadap meningkatnya mobilitas wisatawan di kawasan Malioboro. Kami melihat kebutuhan akan akomodasi yang praktis, strategis, namun tetap menghadirkan kenyamanan dan rasa aman sebagai prioritas utama,” ujar Farrell Constantine, Marketing Communication Lead PT. Liberta Hotel International.

Lebih dari sekadar tempat menginap, Liberta Malioboro juga mengusung pendekatan berbasis nilai lokal. Sebagai bagian dari pengalaman tamu, hotel ini bekerja sama dengan pelaku UMKM produsen pangan tradisional Yogyakarta, termasuk penyedia bakpia dan kudapan khas daerah, yang disajikan sebagai sambutan bagi tamu yang melakukan check-in. Kolaborasi ini menjadi wujud dukungan terhadap keberlangsungan usaha lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada wisatawan.

Image

Selain itu, Liberta Malioboro secara berkala menginisiasi dan berpartisipasi dalam kegiatan bersama UMKM lokal, mulai dari event promosi produk, aktivasi komunitas, hingga kolaborasi tematik yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif di sekitar kawasan hotel. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap perekonomian lokal.

“Sebagai hotel yang tumbuh di tengah kawasan budaya, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang tidak terlepas dari identitas Yogyakarta. Kolaborasi dengan UMKM lokal menjadi bagian penting dari komitmen kami untuk turut menggerakkan ekonomi sekitar,” ungkap Etik Andriyanti, Manager Hotel Liberta Malioboro.

Image

Dari sisi aksesibilitas, Liberta Malioboro juga menjalin kerja sama dengan Maxride sebagai official transportation partner, guna memberikan kemudahan mobilitas bagi tamu yang ingin mengunjungi berbagai destinasi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

Sebagai perusahaan manajemen dan pengembangan hotel, Liberta Hotel International menerapkan strategi komersial berbasis data dan praktik industri terbaik dalam pengelolaan asetnya. Pendekatan ini memastikan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, efisiensi operasional, serta penguatan posisi merek di pasar.

Dengan total 100 kamar dan pendekatan yang mengintegrasikan kenyamanan modern serta nilai-nilai lokal, Liberta Malioboro menegaskan perannya sebagai bagian dari ekosistem pariwisata Yogyakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.