bandungkini.com

banner 468x60

Dewa United meraih posisi ketiga pada turnamen pramusim Piala Presiden 2025 setelah mengalahkan Liga Indonesia All Stars 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (12/7/2025). KANGJEPRET/YOGI ARDHI (Data Teknis: Nikon D3, Nikkor 300/2.8 ED Manual Focus)KANGJEPRET, REPUBLIKA NETWORK — Dewa United berhasil mengamankan posisi ketiga dalam ajang Piala Presiden 2025 setelah menaklukkan Liga Indonesia All Stars dengan skor 2-0 pada pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (12/7/2025) malam WIB. Dua gol kemenangan Dewa United dicetak oleh Taisei Marukawa pada menit ke-59 melalui penalti dan Alex Martins pada menit ke-69.Pertandingan berjalan dengan intens dan penuh semangat dari kedua tim. Dewa United langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal babak pertama, mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas. Sementara itu, Liga Indonesia All Stars mencoba memberikan ancaman melalui serangan balik cepat, namun belum mampu menembus pertahanan solid Dewa United.Kiper Liga Indonesia All Stars M Reza menghalau bola saat melawan Dewa United pada laga memperebutkan posisi ke-3 Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (12/7/2025). KANGJEPRET/YOGI ARDHI (Data Teknis: Nikon D3, Nikkor 300/2.8 ED Manual Focus)Pada menit ke-23, Dewa United hampir membuka keunggulan lewat tembakan mendatar Alex Martins yang sayangnya hanya membentur tiang gawang. Hingga babak pertama usai, skor masih imbang tanpa gol. Memasuki babak kedua, tekanan Dewa United membuahkan hasil lewat penalti yang sukses dieksekusi Taisei Marukawa, membuka keunggulan 1-0.

Foto berjudul Sinar Pagi (Ochtendgloren) karya anggota Preanger Amateur Fotografen Vereeniging (sekarang Perhimpunan Amatir Foto Bandung) pada tahun 1987. KANGJEPRET/ WAG PAF Bandung KANGJEPRET, REPUBLIKA NETWORK – Pada dunia fotografi kerap dikenal istilah metadata. Data ini berfungsi sebagai DNA dari file foto yang membantu mengidentifikasi siapa yang mengambil foto, kapan dan di mana foto diambil, serta informasi teknis dan administratif lainnya yang berkaitan dengan foto tersebut. Data ini tercatat secara otomatis ke dalam setiap frame foto saat tombol rana ditekan.Secara default kamera akan merekam data pengaturan kamera saat pemotretan seperti kecepatan rana (shutter speed), ISO, aperture, white balance, model kamera, lensa yang digunakan, resolusi, format file, dan lain-lain. Metadata ini biasanya tersimpan dalam format standar seperti EXIF (Exchangeable Image File Format), IPTC, dan XMP yang dapat dibaca oleh perangkat lunak pengolah gambar maupun aplikasi manajemen foto.Namun ternyata pencatatan data seperti ini tidak muncul pada masa era fotografi digital. Metode pencatatan ini telah berlangsung cukup lama dilakukan sejak masa fotografi analog. Foto analog berupa negatif atau cetakan fisik tidak menyimpan data tambahan secara otomatis seperti kamera digital modern.

No More Posts Available.

No more pages to load.