
Sebuah rumah mewah di Jalan Cilamaya, Kota Bandung menjadi sasaran amuk massa aksi demonstrasi di Gedung DPRD Jabar, (Ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG–Polisi mengamankan 147 orang massa yang berada di aksi demonstrasi di Gedung DPRD Jawa Barat sejak Jumat (29/8/2025) hingga Ahad (31/8/2025) dini hari. Mereka terdiri dari 110 orang dewasa dan 37 anak-anak.
Pada Jumat (29/8/2025) kemarin sebanyak 23 orang dipulangkan dan dijemput oleh orangtua masing-masing. 83 orang lainnya dilakukan pendataan pada Sabtu (30/8/2025) dan akan dipulangkan ke orangtua masing-masing Senin (1/9/2025) termasuk 9 orang lainnya dilakukan pendataan dan akan dipulangkan.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, massa aksi yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat banyak yang langsung melakukan pelemparan batu, kayu dan bom molotov. Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil dan 10 unit motor terbakar. Bahkan beberapa rekan massa aksi ada yang terseret.
Selain itu, sejumlah fasilitas lainnya seperti pos polisi, kamera CCTV hingga traffic lights mengalami kerusakan. Dampaknya, arus lalu lintas dapat menimbulkan kemacetan. Ada lokasi yang cukup rentan di situ manakala tidak ada pengaturan traffic akan menimbulkan kemacetan.
“Kami sampaikan secara total secara total itu yang sudah kita amankan, sudah kita periksa yaitu 147 orang. Di sini ada dewasa 110 dan juga ada 37 orang anak,” ujar Hendra, Ahad (31/8/2025).
Ia menyebut anak usia di bawah umur berusia 13 tahun hingga 17 tahun. Hendra mengatakan selama berada di kantor polisi mereka mendapatkan perawatan kesehatan dan makanan serta pembinaan. “Yang penting pembinaan ini masuk kepada mereka sehingga mereka tidak ikut terlibat lagi. Ini harapan saya titip kepada orang tuanya, awasi betul. Posisi saat ini anak-anak diawasi betul,” katanya.