Rapat dan Penandatanganan MoU Terkait Rencana Kerjasama PTPN III dan PT RNI/PT PPI

by -31 Views
banner 468x60

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III memperkuat sinergi dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD serta PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) melalui rencana kerja sama yang berfokus pada penguatan pemasaran, distribusi, dan penyerapan produk perkebunan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghubungkan kapasitas produksi dan hilirisasi Perkebunan Nusantara dengan jaringan perdagangan serta distribusi yang dimiliki ID FOOD dan PT PPI.

Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam rapat dan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung pada Selasa (13/10/2026) di Kantor Pusat ID FOOD. Pertemuan ini menjadi momentum untuk menyelaraskan potensi usaha ant perusahaan BUMN serta mengidentifikasi langkah konkret agar produk yang dihasilkan dapat terserap pasar secara lebih optimal.

banner 336x280

Direktur Bisnis PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, menyampaikan bahwa tantangan pengembangan usaha tidak hanya terletak pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kemampuan memastikan produk terserap oleh pasar. Dengan tambahan produksi yang perlu diserap pasar sekitar 15 juta, dibutuhkan kolaborasi yang kuat untuk memperluas akses pemasaran dan memperkuat rantai pasok.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, Dwi Sutoro, menyampaikan bahwa sinergi dengan PTPN Group membuka peluang untuk menghubungkan kekuatan produksi dan hilirisasi dengan jaringan perdagangan, pergudangan, serta distribusi yang dimiliki ID FOOD dan PT PPI.

“Kerja sama ini menjadi peluang untuk memperkuat rantai pasok dan mengembangkan potensi produk perkebunan agar dapat menjangkau pasar secara lebih luas. Kami berharap pembahasan ini dapat ditindaklanjuti dengan kajian potensi produk, kebutuhan pasar, serta skema penyerapan dan distribusi yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak,” ujar Dwi Sutoro.

“PTPN memiliki kekuatan dalam produksi dan hilirisasi, sementara ID FOOD dan PT PPI memiliki peran strategis dalam pemasaran serta distribusi. Melalui kerja sama ini, kita berharap tercipta rantai pasok yang lebih kuat, pasar yang semakin luas, dan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan bersama. Sinergi ini diharapkan juga memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” ujar Ryanto.

Potensi kerja sama ini tidak terbatas pada satu komoditas. Perkebunan Nusantara memiliki beragam produk unggulan, termasuk teh dan kopi, yang masih memiliki peluang untuk dikembangkan. Pada komoditas kopi, kapasitas yang sebelumnya sekitar 10.000 disebut telah mencapai 12.800 dan diharapkan dapat meningkat hingga sekitar 20.000. Peningkatan kapasitas tersebut perlu diiringi strategi pemasaran dan distribusi yang tepat agar potensi produksi dapat memberikan nilai tambah secara optimal.

Kolaborasi dengan ID FOOD dan PT PPI diharapkan dapat memperluas akses pasar bagi produk-produk PTPN, sekaligus memperkuat keterhubungan antara produksi, perdagangan, dan distribusi. Dengan dukungan jaringan pemasaran dan distribusi, potensi produk eksisting maupun produk hilirisasi dapat dikembangkan melalui skema kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Melalui pembahasan tersebut, para pihak mendorong agar kerja sama tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU, tetapi ditindaklanjuti dengan program kerja dan implementasi yang terukur. Kajian lebih lanjut diperlukan untuk memetakan potensi produk, kebutuhan pasar, serta bentuk kerja sama yang dapat dijalankan secara berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Sinergi PTPN III, ID FOOD, dan PT PPI diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem usaha BUMN, mendorong hilirisasi, memperluas pemasaran, serta mengoptimalkan penyerapan produk perkebunan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi nasional.

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.