Telkom AI Connect mendorong talenta untuk tidak sekadar mengikuti tren AI, tetapi mengembangkan kemampuan problem solving dan memanfaatkan AI untuk menciptakan solusi yang relevan.
Makassar, 22 Agustus 2026 – HumanNext Institute bersama Telkom AI Connect menggelar HumanNext Circle Forum bertajuk “AI Beyond the Hype” pada Sabtu (22/8). Menghadirkan Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect sebagai narasumber. Forum ini membahas pengembangan talenta, ekosistem pembelajaran, dan adopsi AI di dunia industri serta dinamika ayang ada di dalamnya.
Dalam sesi bertajuk AI Talent, Learning Ecosystems, and Enterprise AI Adoption, Mizan menyoroti cepatnya perkembangan AI yang membuat talenta dihadapkan pada semakin banyak model, tools, dan kemampuan baru yang perlu dipelajari. Untuk memberikan arah yang lebih jelas, AI Connect memperkenalkan konsep AI Talent Leveling, yang menggambarkan perkembangan talenta dari AI Aware, AI Adapter, AI Builder, hingga AI Innovator.
Menurut Mizan, perkembangan teknologi tidak berarti talenta harus mengejar setiap tools AI yang muncul. Kemampuan memahami persoalan dan menentukan cara menyelesaikannya justru menjadi bekal yang lebih penting. “Yang penting sebenarnya adalah mindset teman-teman, how to solve the problems,” ujar Mizan.
Perspektif tersebut menempatkan AI sebagai tools untuk memperkuat kemampuan yang sudah dimiliki, bukan sebagai tujuan akhir. “AI bukan industri, AI hanya tools untuk memperkuat keahlian manusia,” jelas Mizan. Karena itu, talenta didorong untuk membangun domain expertise sekaligus memahami bagaimana AI dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan di bidang masing-masing. Kombinasi keduanya menjadi penting untuk memperkecil kesenjangan keterampilan antara kebutuhan industri dan kompetensi talenta.
Selain kompetensi, forum juga membahas pentingnya human-in-the-loop dalam penerapan AI. Konsep ini menempatkan manusia tetap terlibat dalam proses validasi dan pengambilan keputusan, terutama ketika AI digunakan untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan pertimbangan. Dengan demikian, kemampuan AI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat proses kerja tanpa menghilangkan peran manusia dalam menentukan keputusan akhir.
Melalui HumanNext Circle Forum – AI Beyond the Hype, peserta diajak melihat kesiapan menghadapi era AI dari perspektif yang lebih luas. Bukan sekadar menguasai sebanyak mungkin tools, tetapi membangun kemampuan problem solving, memperkuat domain expertise, dan memahami cara menggunakan AI secara tepat menjadi bagian penting dalam membentuk talenta yang relevan dengan kebutuhan industri. Forum ini sejalan dengan upaya mendorong pengembangan talenta digital Indonesia agar lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri di tengah perkembangan AI yang semakin cepat.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES







