Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

by -212 Views
banner 468x60

Info Daop 2 Bd

Selasa, 13 Oktober 2026

banner 336x280

Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

Bandung (Jawa Barat), 13 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api jarak jauh sepanjang Triwulan III 2026, periode Juli hingga September. Sejumlah relasi perjalanan menjadi pilihan favorit pengguna jasa KA, baik untuk keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung maupun perjalanan menuju berbagai kota tujuan.

Berdasarkan data perjalanan selama tiga bulan tersebut, Stasiun Gambir, Yogyakarta, Pasarsenen, Bekasi, dan Lempuyangan menjadi stasiun tujuan favorit pengguna jasa KA yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung. Sementara itu, stasiun-stasiun yang sama juga tercatat sebagai stasiun asal favorit bagi pengguna jasa KA yang tiba di wilayah Daop 2 Bandung.

Tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, maupun wisata. Konektivitas antarkota yang didukung layanan kereta api menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang perjalanan masyarakat secara praktis dan terencana.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa KA yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api, khususnya di wilayah Daop 2 Bandung.

“Terima kasih kepada seluruh pengguna jasa KA yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Tingginya minat masyarakat selama Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi KAI Daop 2 Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan perjalanan yang aman, selamat, tepat waktu, dan berkesan,” ujar Kuswardojo.

Dari sisi layanan, terdapat tujuh KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung yang mencatat tingkat okupansi tinggi sepanjang Triwulan III 2026. KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang menempati posisi teratas dengan okupansi mencapai 240,53 persen. Capaian ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang menghubungkan Bandung dengan sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Banyuwangi.

ImageImageImage

Berikut tujuh KA favorit pengguna jasa KA berdasarkan tingkat okupansi selama Triwulan III 2026:

1. KA Sangkuriang (7044A) relasi Bandung–Ketapang, okupansi 240,53 persen.

2. KA Malabar (70) relasi Bandung–Malang, okupansi 183,37 persen.

3. KA Kahuripan (274) relasi Kiaracondong–Blitar, okupansi 170,80 persen.

4. KA Cikuray (299) relasi Garut–Pasarsenen, okupansi 161,70 persen.

5. KA Papandayan (129B)** relasi Garut–Gambir, okupansi 147,77 persen.

6. KA Argo Wilis (10B) relasi Bandung–Surabaya Gubeng, okupansi 134,57 persen.

7. KA Mutiara Selatan (72) relasi Bandung–Surabaya Gubeng, okupansi 124,90 persen.

Kuswardojo menambahkan bahwa tingginya angka okupansi melebihi 100 persen tidak berarti terjadi kelebihan kapasitas tempat duduk, melainkan merupakan akumulasi jumlah pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan (dinamis), sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan.

“KAI menerapkan sistem penjualan tiket sesuai kapasitas tempat duduk yang tersedia pada setiap segmen perjalanan. Dengan demikian, seluruh pelanggan tetap memperoleh tempat duduk sesuai tiket yang dimiliki, meskipun secara akumulatif tingkat okupansi dapat melebihi 100 persen,” jelasnya.

Kuswardojo mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak jauh-jauh hari, terutama apabila ingin bepergian menggunakan KA favorit atau pada periode dengan permintaan tinggi. Tiket KA jarak jauh dapat dipesan mulai 45 hari sebelum tanggal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya.

“Dengan merencanakan perjalanan lebih awal, masyarakat memiliki kesempatan lebih baik untuk memilih jadwal dan relasi KA yang sesuai dengan kebutuhan. Kami juga mengimbau pengguna jasa KA agar melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi untuk mendapatkan informasi perjalanan yang akurat dan menghindari risiko penipuan,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kereta api secara berkelanjutan.

Melalui berbagai layanan KA jarak jauh yang menghubungkan wilayah Bandung dan sekitarnya dengan beragam kota di Indonesia, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, tepat waktu, dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa KA.

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.