Di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin dinamis,
Waringin Megah General Contractor menegaskan komitmennya sebagai perusahaan kontraktor
nasional yang mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta pengembangan sumber daya
manusia (SDM) secara berkelanjutan.
Berdiri sejak 1987, Waringin Megah memulai perjalanan bisnisnya dengan mengerjakan proyek-
proyek pengembangan internal sebelum berkembang dan menangani berbagai proyek berskala
nasional, khususnya di sektor bangunan industri dan konstruksi baja. Sejak awal, perusahaan
menempatkan penguatan SDM sebagai fondasi utama pertumbuhan.
“Bagi kami, kekuatan perusahaan terletak pada kualitas tim. Karena itu, sejak awal kami
membangun jalur pengembangan karier yang jelas agar setiap profesional di dalamnya memiliki
kesempatan untuk bertumbuh dan menjadi pemimpin yang tangguh,” ujar Hermash Budi –
Direktur Waringin Megah dalam keterangan resminya.
Komitmen terhadap kualitas dan tata kelola yang baik diwujudkan melalui penerapan sistem
kerja terstruktur yang mengacu pada standar internasional. Perusahaan telah mengantongi
sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 untuk Sistem
Manajemen Lingkungan, serta ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3).
Penerapan standar tersebut memastikan seluruh proses berjalan konsisten, efisien, serta
berorientasi pada kepuasan klien. Di sisi lain, aspek keberlanjutan dan keselamatan menjadi
perhatian serius melalui pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung jawab serta
penerapan protokol K3 yang ketat, termasuk kewajiban penggunaan alat pelindung diri (APD)
bagi seluruh tenaga kerja di lapangan dan workshop fabrikasi baja.
Lebih dari satu dekade terakhir, Waringin Megah juga menggandeng akademisi dan praktisi untuk
menyusun serta memperbarui standar operasional prosedur (SOP) agar tetap relevan dengan
perkembangan industri. Budaya kerja yang dibangun menekankan profesionalisme, integritas,
serta kolaborasi tanpa praktik politik internal, dengan menjaga keseimbangan kepentingan
seluruh pemangku kepentingan—mulai dari klien, supplier, subkontraktor, hingga tenaga kerja.
Mengusung nilai “Built to Perfection”, perusahaan berkomitmen menghadirkan hasil kerja
optimal dengan harga kompetitif. Fase pascapandemi menjadi momentum transformasi melalui
regenerasi kepemimpinan dan penguatan tim muda yang adaptif terhadap perubahan teknologi
dan kebutuhan pasar.
Manajemen juga terus mengikuti perkembangan industri melalui pembaruan sistem digital untuk
manajemen internal dan proyek, modernisasi peralatan seperti laser cutting dan welding dalam
fabrikasi baja, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai sertifikasi dan
spesialisasi konstruksi.
Untuk memastikan tata kelola berjalan efektif, perusahaan secara rutin menggelar rapat
koordinasi dan evaluasi bersama jajaran manajemen serta tim proyek guna memantau progres
pekerjaan dan mendorong perbaikan berkelanjutan.
Ke depan, Waringin Megah membuka peluang lebih luas bagi generasi muda, khususnya lulusan
SMK dan D3, untuk bergabung dan berkembang melalui sistem jenjang karier yang jelas. Langkah
ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi kontraktor nasional yang mampu
menghadirkan layanan konstruksi berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif, sekaligus
berkontribusi pada pembangunan yang aman dan berkelanjutan di Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES







