Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395

by -39 Views
banner 468x60

Zyrex APEX menghadirkan 128GB unified memory dan performa AI hingga 126 TOPS untuk mendukung komputasi AI secara lokal.

Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk memperluas portofolio solusi
komputasi berbasis artificial intelligence (AI) melalui peluncuran Zyrex
APEX
, AI mini workstation yang dirancang untuk menjalankan berbagai
kebutuhan AI secara lokal.

banner 336x280

Peluncuran ini menempatkan Zyrex
sebagai merek Indonesia pertama yang menghadirkan AI mini workstation
berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
, sekaligus memberikan alternatif bagi
perusahaan, pengembang, dan profesional yang membutuhkan performa AI tinggi,
kapasitas memori besar, serta kendali lebih penuh atas data dan infrastruktur
AI mereka.

Mengusung pesan “Data-Center-Class
AI Memory. Desktop-Sized.”
, Zyrex APEX memadukan kapasitas memori besar
untuk beban kerja AI dengan desain desktop yang ringkas. Unified memory sebesar
128GB memberikan ruang bagi pengguna untuk menjalankan large language models
(LLM) secara lokal, sementara kombinasi CPU, GPU, dan NPU menyediakan
akselerasi komputasi untuk berbagai jenis workload AI.

“Dengan Zyrex APEX, kami ingin
membantu perusahaan dan pengembang di Indonesia memanfaatkan teknologi AI
secara lokal dengan kendali yang lebih besar terhadap keamanan dan pengelolaan
data mereka. Kapasitas unified memory yang besar dalam perangkat ringkas ini
memberikan fondasi yang ideal untuk menjalankan model AI secara independen dan
membangun solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis,” ujar Aliudin
Sutedja, Chief Marketing Officer (CMO) Zyrex
.

Zyrex APEX ditujukan untuk berbagai
kebutuhan, mulai dari asisten AI internal, pencarian dan analisis informasi
dari dokumen perusahaan, penyusunan dokumen, hingga pengembangan perangkat
lunak dan coding
.

Perangkat ini juga dapat menjadi
fondasi untuk membangun private Retrieval-Augmented Generation (RAG),
yaitu sistem AI yang mampu memberikan respons berdasarkan basis pengetahuan
internal perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat mengembangkan
sistem AI yang memanfaatkan dokumen dan data internal tanpa harus menjadikan
data tersebut bagian dari layanan AI publik.

Melalui konsep Private Local AI,
model, data, dan proses inferensi dapat disimpan serta dijalankan pada
infrastruktur yang dikelola sendiri. Dalam implementasi yang sepenuhnya lokal,
dokumen perusahaan tidak perlu dikirimkan ke layanan AI berbasis cloud,
sehingga pengguna memiliki kendali lebih besar terhadap penyimpanan,
pemrosesan, serta tata kelola data.

Spesifikasi dan Keunggulan Utama

128GB Unified Memory
Menggunakan memori LPDDR5X-8000 yang dapat
digunakan bersama oleh CPU dan GPU, dengan bandwidth hingga 256GB/s. Kapasitas
ini memberikan ruang untuk menjalankan berbagai model AI berukuran besar secara
lokal.

Hingga 120GB GPU-Accessible Memory
Sebagian besar unified memory dapat dialokasikan
untuk kebutuhan GPU, sehingga memungkinkan perangkat menangani workload LLM
dengan kebutuhan memori besar. Kapasitas aktual bergantung pada sistem operasi,
perangkat lunak, dan konfigurasi alokasi memori yang digunakan.

Hingga 126 TOPS AI Performance
Kemampuan komputasi AI gabungan dari CPU, GPU
Radeon 8060S, dan NPU, dengan kemampuan NPU hingga 50 TOPS. TOPS atau trillion
operations per second
merupakan salah satu metrik yang digunakan untuk
mengukur kemampuan pemrosesan komputasi AI.

16-Core, 32-Thread Zen 5
Didukung prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan 16
core dan 32 thread serta boost clock hingga 5,1GHz untuk pemrosesan data,
multitasking, pengembangan aplikasi, dan workload profesional.

AMD Radeon 8060S Graphics
GPU terintegrasi dengan 40 compute units berbasis
arsitektur RDNA 3.5 untuk akselerasi grafis dan workload AI tanpa memerlukan
GPU diskret tambahan.

Private Local AI
Memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk
mengelola model AI, data, software stack, serta perangkat keras secara mandiri
di lingkungan internal.

Compact & Efficient
CPU, GPU, dan NPU terintegrasi dalam mini
workstation berukuran sekitar 200 × 69,5 × 226 mm, memberikan kemampuan
komputasi AI dalam form factor yang ringkas sekaligus mengurangi kebutuhan
terhadap komponen tambahan.

Zyrex APEX dilengkapi SSD NVMe 1TB
dan tiga slot M.2 NVMe untuk kebutuhan ekspansi penyimpanan. Dari sisi
konektivitas, perangkat menyediakan USB4, HDMI, serta dua port Ethernet 10GbE
dan mendukung penggunaan hingga empat layar.

Platform ini mendukung Windows 11
dan Linux
, sehingga pengguna dapat memilih sistem operasi dan software
stack yang sesuai dengan kebutuhan implementasi AI mereka.

Untuk
penggunaan large language models, Zyrex APEX dirancang untuk menangani berbagai
model AI mulai dari kelas 7B hingga 32B parameter, serta model berukuran
lebih besar hingga sekitar 120B parameter, termasuk model seperti GPT-OSS
120B
, dengan konfigurasi quantization dan software inference yang sesuai.

Kemampuan dan performa aktual dapat
berbeda tergantung pada arsitektur model, tingkat quantization, panjang context
window, inference engine, sistem operasi, serta konfigurasi memori yang
digunakan.

Melalui kehadiran Zyrex
APEX, Zyrex memperluas pilihan solusi komputasi AI lokal bagi perusahaan,
pengembang, dan profesional di Indonesia yang membutuhkan kapasitas memori
besar, perangkat ringkas, serta kendali lebih besar atas data dan infrastruktur
AI. Peluncuran ini sekaligus memperkuat langkah Zyrex dalam memperluas
portofolio perangkat dan solusi komputasi yang mendukung kebutuhan AI di
Indonesia.

banner 336x280

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.